Sebuahbola bermassa 500 gram dilempar vertikal ke atas dari permukaan tanah dengan kecepatan awal 10 m/s (g = 10 m/s 2). Usaha yang dilakukan gaya berat pada saat mencapai ketinggian maksimum adalah A. 500 J B. 50 J C. 25 J D. 2,5 J E. 5,0 J. Pembahasan / penyelesaian soal. Pada soal ini diketahui: m = 500 gr = 0,5 kg; v 1 = 10 m/s; v 2 = 0
h= 20 meter. Kesimpulan Jadi, ketinggian gedung tempat buku terjatuh adalah setinggi 20 meter. Soal 3. Sebuah benda bermassa 1 kg dilempar secara vertikal ke atas dengan kecepatan awal adalah 20 m/s. Apabila percepatan gravitasi g = 10 m/s 2, maka ketinggian benda saat energi potensialnya sama dengan tiga perempat energi kinetik maksimumnya
nIKx. NAMahasiswa/Alumni Institut Teknologi Bandung07 Januari 2022 0329Halo Gracias, kakak bantu jawab ya Jawabannya adalah12 x 10^-2 kgm/s Pembahasan Impuls adalah perkalian gaya yang bekerja pada benda pada selang waktu Besar impuls sama dengan perubahan momentum Hubungan antara impuls dan momentum I = â–³p I = mVt - Vo dengan I =impuls kgm/s p = momentum kgm/s m = massa kg V = kecepatan m/s Diketahui m = 20 g = 2 x 10^-2 kg Vo = -4m/s - ke arah kiri Vt = 2 m/s Ditanya I Jawab I = mVt - Vo I =2 x 10^-2 2 -4 I = 2 x 10^-2 x 6 I = 12 x 10^-2 kgm/s Jadi, besar implus yang di hasilkan adalah 12 x 10^-2 kgm/s Yah, akses pembahasan gratismu habisDapatkan akses pembahasan sepuasnya tanpa batas dan bebas iklan!
Kelas 10 SMAMomentum dan ImpulsImpulsBola bermassa 20 gram dilempar dengan kecepatan v1=4 m . s^-1 ke kiri. Setelah membentur tembok memantul dengan kecepatan v2=2 m . s^-1 ke kanan. Besar impuls yang dihasilkan adalah ....ImpulsMomentum dan ImpulsMekanikaFisikaRekomendasi video solusi lainnya0147Sebuah bola karet yang massanya 75 gram dilemparkan horiz...0147Bola bermassa 20 gram dilempar dengan kecepatan v_1=4 ...0141Saat bermain sepak bola Andi bermain dengan bola bermassa...0241Sebuah truk bermassa kg melaju dan kecepatan 36 km/...Teks videoHalo Google di sini ada soal bola bermassa 20 gram dilemparkan dengan kecepatan V1 4 meter per sekon ke kiri setelah membentur tembok memantul dengan kecepatan 22 meter per sekon ke kanan besar impuls yang dihasilkan adalah nah disini massa bola nya itu 20 gram kita Ubah menjadi kg yaitu 0,02 kg lalu kecepatan bola sebelum menumbuk atau V1 sebesar 4 n yang arahnya ke kiri ini nantinya dalam perhitungan itu tandanya negatif lalu V2 sebesar 2 meter per sekon yang arahnya ke kanan nantinya ini positif Karena arahnya ke kanan yang ditanyakan disini besar impuls atau pada soal ini membahas mengenai impuls dan momentum nya jadi i = Delta P Delta p nya itu m 2 dikurangi MP1 berhubung massanya sama maka kita tulis m dalam kurung P 2 min p 1 kita masukkan teman-teman massanya yaitu 0,02 kg dikali V2 nya yaitu 2 min P satunya itu Min 4 karena tadi arahnya ke kiri ya teman-teman Nah dari sini kita dapatkan besarnya impuls itu 0,02 * 6 = 0,2 m/s teman-teman jadi seperti ini. Nah kesimpulannya besarnya impuls itu sebesar 0,2 NS yang mana arahnya ke kanan teman-teman jadi seperti ini jawabannya option B ya teman-teman sampai jumpa di soal selanjutnyaSukses nggak pernah instan. Latihan topik lain, yuk!12 SMAPeluang WajibKekongruenan dan KesebangunanStatistika InferensiaDimensi TigaStatistika WajibLimit Fungsi TrigonometriTurunan Fungsi Trigonometri11 SMABarisanLimit FungsiTurunanIntegralPersamaan Lingkaran dan Irisan Dua LingkaranIntegral TentuIntegral ParsialInduksi MatematikaProgram LinearMatriksTransformasiFungsi TrigonometriPersamaan TrigonometriIrisan KerucutPolinomial10 SMAFungsiTrigonometriSkalar dan vektor serta operasi aljabar vektorLogika MatematikaPersamaan Dan Pertidaksamaan Linear Satu Variabel WajibPertidaksamaan Rasional Dan Irasional Satu VariabelSistem Persamaan Linear Tiga VariabelSistem Pertidaksamaan Dua VariabelSistem Persamaan Linier Dua VariabelSistem Pertidaksamaan Linier Dua VariabelGrafik, Persamaan, Dan Pertidaksamaan Eksponen Dan Logaritma9 SMPTransformasi GeometriKesebangunan dan KongruensiBangun Ruang Sisi LengkungBilangan Berpangkat Dan Bentuk AkarPersamaan KuadratFungsi Kuadrat8 SMPTeorema PhytagorasLingkaranGaris Singgung LingkaranBangun Ruang Sisi DatarPeluangPola Bilangan Dan Barisan BilanganKoordinat CartesiusRelasi Dan FungsiPersamaan Garis LurusSistem Persamaan Linear Dua Variabel Spldv7 SMPPerbandinganAritmetika Sosial Aplikasi AljabarSudut dan Garis SejajarSegi EmpatSegitigaStatistikaBilangan Bulat Dan PecahanHimpunanOperasi Dan Faktorisasi Bentuk AljabarPersamaan Dan Pertidaksamaan Linear Satu Variabel6 SDBangun RuangStatistika 6Sistem KoordinatBilangan BulatLingkaran5 SDBangun RuangPengumpulan dan Penyajian DataOperasi Bilangan PecahanKecepatan Dan DebitSkalaPerpangkatan Dan Akar4 SDAproksimasi / PembulatanBangun DatarStatistikaPengukuran SudutBilangan RomawiPecahanKPK Dan FPB12 SMATeori Relativitas KhususKonsep dan Fenomena KuantumTeknologi DigitalInti AtomSumber-Sumber EnergiRangkaian Arus SearahListrik Statis ElektrostatikaMedan MagnetInduksi ElektromagnetikRangkaian Arus Bolak BalikRadiasi Elektromagnetik11 SMAHukum TermodinamikaCiri-Ciri Gelombang MekanikGelombang Berjalan dan Gelombang StasionerGelombang BunyiGelombang CahayaAlat-Alat OptikGejala Pemanasan GlobalAlternatif SolusiKeseimbangan Dan Dinamika RotasiElastisitas Dan Hukum HookeFluida StatikFluida DinamikSuhu, Kalor Dan Perpindahan KalorTeori Kinetik Gas10 SMAHukum NewtonHukum Newton Tentang GravitasiUsaha Kerja Dan EnergiMomentum dan ImpulsGetaran HarmonisHakikat Fisika Dan Prosedur IlmiahPengukuranVektorGerak LurusGerak ParabolaGerak Melingkar9 SMPKelistrikan, Kemagnetan dan Pemanfaatannya dalam Produk TeknologiProduk TeknologiSifat BahanKelistrikan Dan Teknologi Listrik Di Lingkungan8 SMPTekananCahayaGetaran dan GelombangGerak Dan GayaPesawat Sederhana7 SMPTata SuryaObjek Ilmu Pengetahuan Alam Dan PengamatannyaZat Dan KarakteristiknyaSuhu Dan KalorEnergiFisika Geografi12 SMAStruktur, Tata Nama, Sifat, Isomer, Identifikasi, dan Kegunaan SenyawaBenzena dan TurunannyaStruktur, Tata Nama, Sifat, Penggunaan, dan Penggolongan MakromolekulSifat Koligatif LarutanReaksi Redoks Dan Sel ElektrokimiaKimia Unsur11 SMAAsam dan BasaKesetimbangan Ion dan pH Larutan GaramLarutan PenyanggaTitrasiKesetimbangan Larutan KspSistem KoloidKimia TerapanSenyawa HidrokarbonMinyak BumiTermokimiaLaju ReaksiKesetimbangan Kimia Dan Pergeseran Kesetimbangan10 SMALarutan Elektrolit dan Larutan Non-ElektrolitReaksi Reduksi dan Oksidasi serta Tata Nama SenyawaHukum-Hukum Dasar Kimia dan StoikiometriMetode Ilmiah, Hakikat Ilmu Kimia, Keselamatan dan Keamanan Kimia di Laboratorium, serta Peran Kimia dalam KehidupanStruktur Atom Dan Tabel PeriodikIkatan Kimia, Bentuk Molekul, Dan Interaksi Antarmolekul
Bola Bermassa 20 Gram Apa Sih Itu? Hello, Readers! Kamu pasti pernah mendengar istilah bola bermassa 20 gram, kan? Bola tersebut biasa digunakan dalam berbagai jenis olahraga, seperti bulu tangkis, tenis meja, dan sebagainya. Bola bermassa 20 gram ini memiliki ukuran dan berat yang pas, sehingga sangat cocok digunakan dalam berbagai jenis permainan. Kecepatan V1 4 Apa Artinya? Selain memiliki massa 20 gram, bola ini juga seringkali dilempar dengan kecepatan V1 4. Apa artinya, ya? Kecepatan V1 4 adalah kecepatan awal atau kecepatan yang dimiliki bola pada saat dilempar. Dalam hal ini, kecepatan V1 4 berarti bola dilempar dengan kecepatan awal 4 meter per detik. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Gerakan Bola Gerakan bola bermassa 20 gram dengan kecepatan V1 4 dipengaruhi oleh beberapa faktor. Salah satu faktornya adalah gaya gravitasi. Gaya gravitasi akan menarik bola ke bawah, sehingga bola akan jatuh ke tanah jika tidak ada yang menahan atau itu, faktor yang mempengaruhi gerakan bola adalah hambatan udara. Ketika bola dilempar, udara akan memberikan hambatan pada bola sehingga gerakannya akan melambat. Bagaimana Bola Dapat Terus Bergerak? Meskipun terdapat faktor-faktor yang mempengaruhi gerakan bola, tapi bagaimana bola dapat terus bergerak? Jawabannya adalah hukum gerak Newton. Hukum gerak Newton menyatakan bahwa benda akan terus bergerak dengan kecepatan yang konstan jika tidak ada gaya eksternal yang bekerja pada benda hal ini, bola akan terus bergerak dengan kecepatan awal V1 4 jika tidak ada gaya eksternal yang mempengaruhinya. Bagaimana Bola Dipantulkan? Bola bermassa 20 gram dengan kecepatan V1 4 juga sering dipantulkan dalam berbagai jenis permainan. Bagaimana bola dapat dipantulkan?Ketika bola dipantulkan, bola akan mengalami gaya pantul. Gaya pantul ini terjadi karena bola memberikan gaya ke tanah dan tanah memberikan gaya yang sama besar tetapi berlawanan arah ke bola. Bermain Bulu Tangkis dengan Bola Bermassa 20 Gram dan Kecepatan V1 4 Bola bermassa 20 gram dengan kecepatan V1 4 sering digunakan dalam bermain bulu tangkis. Dalam permainan ini, bola akan dilempar dengan kecepatan awal V1 4 dan akan dipukul oleh pemain menggunakan bola dipukul oleh pemain, bola akan mengalami gaya yang membuat bola bergerak ke arah yang berlawanan dengan arah pemukulan. Bermain Tenis Meja dengan Bola Bermassa 20 Gram dan Kecepatan V1 4 Selain digunakan dalam bermain bulu tangkis, bola bermassa 20 gram dengan kecepatan V1 4 juga digunakan dalam bermain tenis meja. Dalam permainan ini, bola akan dilempar dengan kecepatan awal V1 4 dan akan dipukul oleh pemain menggunakan bola dipukul oleh pemain, bola akan mengalami gaya yang membuat bola bergerak ke arah yang berlawanan dengan arah pemukulan. Kesimpulan Dalam artikel ini, kita telah mengenal lebih dekat bola bermassa 20 gram dengan kecepatan V1 4. Bola ini sering digunakan dalam berbagai jenis olahraga, seperti bulu tangkis dan tenis meja. Gerakan bola dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti gaya gravitasi dan hambatan udara. Meskipun demikian, bola dapat terus bergerak dengan kecepatan konstan jika tidak ada gaya eksternal yang mempengaruhi. Selain itu, kita juga telah mengetahui bagaimana bola dapat dipantulkan dalam berbagai jenis kasih sudah membaca artikel ini, sampai jumpa kembali di artikel menarik lainnya!
Momentum linearMomentum linear atau biasa disingkat momentum didefinisikan sebagai hasil kali massa dengan = m vKeterangan p = momentum, m = massa kilogram, v = kecepatan meter/sekonMomentum merupakan besara vektor sehingga selain mempunyai besar, momentum juga mempunyai arah. Arah momentum sama dengan arah kecepatan benda atau arah gerakan berbanding lurus dengan massa dan kecepatan. Semakin besar massa, semakin besar momentum. Demikian juga semakin besar kecepatan, semakin besar momentum. Misalnya terdapat dua mobil, sebut saja mobil A dan mobil B. Jika massa mobil A lebih besar dari massa mobil B dan kedua mobil bergerak dengan kecepatan yang sama maka mobil A mempunyai momentum lebih besar daripada mobil B. Demikian juga jika mobil A dan mobil B mempunyai mempunyai massa sama dan mobil A bergerak lebih cepat daripada mobil B maka momentum mobil A lebih besar daripada momomentum mobil B. Apabila sebuah benda bermassa tidak bergerak atau diam maka momentum benda tersebut internasional momentum adalah kilogram meter / sekon, disingkat kg m/ didefinisikan sebagai hasil kali gaya atau resultan dengan gaya dengan selang Impuls-MomentumTeorema impuls – momentum diperoleh dengan cara menurunkan persamaan hukum II Newton dalam bentuk Contoh soal1. Bola bermassa 1 kg dilempar horisontal dengan kelajuan 2 m/s. Kemudian bola dipukul searah dengan arah mula-mula. Lamanya bola bersentuhan dengan pemukul 1 milisekon dan kelajuan bola setelah meninggalkan pemukul adalah 4 m/s. Berapa besar gaya yang diberikan oleh pemukul pada bola ?PembahasanDiketahui Arah gerakan bola sama sehingga kelajuan awal dan kelajuan akhir mempunyai tanda yang gaya FJawab 2. Bola bermassa 1 kg dilempar horisontal ke kanan dengan kelajuan 10 m/s. Setelah dipukul, bola bergerak ke kiri dengan kelajuan 20 m/s. Tentukan besar impuls yang bekerja pada m = 1 kg, vo = 10 m/s, vt = -20 m/sArah gerakan atau arah kecepatan bola berlawanan karenanya kelajuan awal dan kelajuan akhir mempunyai tanda yang impuls IJawab I = m vt – vo = 1-20 – 10 = 1-30 = -30 kg m/ negatif menunjukan bahwa arah impuls sama dengan arah kelajuan akhir bola ke kiri.3. Seorang siswa memukul bola voli bermassa 0,1 kg yang pada mulanya diam. Tangan siswa tersebut bersentuhan dengan bola voli selama 0,01 detik. Setelah dipukul, bola voli bergerak dengan kelajuan 2 m/s. a Berapa besar gaya yang dikerjakan tangan siswa pada bola voli ? b Hukum III Newton menyatakan bahwa jika siswa mengerjakan gaya pada bola maka bola juga mengerjakan gaya pada siswa. Berapa besar gaya yang dikerjakan bola pada siswa ? c Jika tangan siswa bersentuhan dengan bola voli selama 0,001 sekon, berapa besar gaya yang dikerjakan bola pada tangan siswa ?PembahasanDiketahui Ditanya gaya FJawab a Gaya yang dikerjakan oleh tangan siswa pada bola jika waktu kontak 0,01 sekonb Gaya yang dikerjakan oleh bola pada tangan siswa jika waktu kontak 0,01 sekonHukum III Newton F aksi = – F reaksiBesar gaya yang dikerjakan bola pada tangan siswa adalah 200 Newton.c Gaya yang dikerjakan oleh bola pada tangan siswa jika waktu kontak 0,001 sekonBerdasarkan hasil yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa gaya yang dikerjakan bola pada tangan siswa lebih besar ketika waktu kontak lebih singkat. Gaya yang lebih besar menyebabkan tangan siswa lebih sakit. Anda dapat membuktikan hal ini ketika bermain bola voli. Jika anda memukul bola voli yang lebih keras, waktu kontak antara tangan anda dengan bola lebih singkat dibandingkan ketika anda memukul bola yang lebih lembut. Perbedaan waktu kontak menyebabkan tangan anda terasa lebih sakit ketika memukul bola yang lebih Soal UN 2011/2012 C61 bola karet massanya 75 gram dilemparkan horisontal hingga membentur dinding seperti gambar. Jika bola karet dipantulkan dengan laju yang sama, maka besar impuls bola yang terjadi adalah…A. 0B. 1,5 3,0 3,7 5,5 Massa bola m = 75 gram = 0,075 kgKecepatan awal vo = -20 m/sKecepatan akhir vt = 20 m/sArah gerakan bola arah kecepatan berlawanan karenanya kecepatan awal dan kecepatan akhir mempunyai tanda yang impulsJawab Impuls = perubahan momentumI = ΔpI = m vt – vo = 0,075 20 – -20 = 0,075 20 + 20 = 0,075 40I = 3 adalah singkatan dari Newton yang benar adalah Soal UN 2011/2012 A81 bermassa 20 gram dilempar dengan kecepatan v1 = 4 m/s ke kiri. Setelah membentur tembok memantul dengan kecepatan v2 = 2 m/s ke kanan. Besar impuls yang dihasilkan adalah….A. 0,24 0,12 0,08 0,06 0,04 Massa bola m = 20 gram = 0,02 kgKecepatan awal v1 = – 4 m/sKecepatan akhir v2 = 2 m/sArah gerakan bola arah kecepatan berlawanan karenanya kecepatan awal dan kecepatan akhir mempunyai tanda yang impulsJawab Impuls = perubahan momentumI = ΔpI = m v2 – v1 = 0,022 – -4 = 0,022 + 4I = 0,026 = 0,12 yang benar adalah B.
11 Contoh Soal Momentum dan Impuls 1. Bola bermassa 0,2 kg dilempar mendatar dengan kelajuan 10 m/s membentur dinding tembok lalu bola dipantulkan kembali dengan kelajuan yang sama. Perubahan momentum bola adalah…Pembahasan 2. Bola bermassa 10 gram jatuh bebas dari ketinggian tertentu, menumbuk lantai dengan kecepatan 15 m/s lalu terpantul ke atas dengan kecepatan 10 m/s. Tentukan impuls !Pembahasan Diketahui Massa bola m = 10 gram = 0,01 kgKecepatan awal bola vo = -15 m/sKecepatan akhir bola vt = 10 m/s Ditanya Impuls I Jawab Rumus teorema impuls-momentum Besar impuls adalah I = 0,01 10 – -15 = 0,01 10 + 15I = 0,01 25 I = 0,25 kg m/s 3. Bola bermassa 200 gram dilempar horisontal dengan kecepatan 4 m/s, lalu bola dipukul searah dengan arah bola mula-mula. Lamanya bola bersentuhan dengan pemukul adalah 2 milisekon dan kecepatan bola setelah meninggalkan pemukul adalah 12 m/s. Besar gaya yang diberikan oleh pemukul pada bola adalah…Pembahasan Diketahui Massa bola m = 200 gram = 0,2 kgKecepatan awal bola vo = 4 m/sKecepatan akhir bola vt = 12 m/sSelang waktu kontak t = 2 milisekon = 2/1000 sekon = 0,002 sekon Ditanya Besar gaya F Jawab Rumus impuls I = F tRumus perubahan momentum m vt – m vo = m vt – vo Rumus teorema impuls-momentum Besar gaya yang diberikan pemukul pada bola adalah 800 Newton. 4. Bola bermassa 20 gram dilempar dengan kecepatan v1 = 4 ke kiri. Setelah membentur tembok bola memantul dengan kecepatan v2 = 2 ke kanan. Besar impuls yang dihasilkan adalah…. A. 0,24 0,12 0,08 0,06 0,04 PembahasanDiketahui Massa bola m = 20 gram = 0,020 kgKecepatan bola sebelum bertumbukan vo = -4 m/s ke kiriKecepatan bola setelah bertumbukan vt = +2 m/s ke kananvo diberi tanda negatif untuk membedakan arahnya dengan ImpulsJawab Impuls I = perubahan momentum Δp = m vt – m vo Impuls I = m vt – vo = 0,02 2 – -4Impuls I = 0,02 2 + 4 = 0,02 6Impuls I = 0,12 Newton yang benar adalah B. 5. Gambar berikut menunjukkan dua bola A massa = 2 kg dan bola B massa = 5 kg sebelum dan setelah tumbukan. Jika tumbukan yang terjadi lenting sempurna maka kecepatan bola A sebelum tumbukan adalah…. A. 12 -1 B. 10 -1 C. 5 -1 D. 4 -1 E. 2 -1 Pembahasan Diketahui Massa bola A m A = 2 kg Massa bola B m B = 5 kg Kecepatan bola B sebelum tumbukan v B = 2 m/s Kecepatan bola A setelah tumbukan v A = 5 m/s Kecepatan bola B setelah tumbukan v B = 4 m/s Kedua bola sebelum dan setelah bertumbukan bergerak ke kanan sehingga kecepatan diberi tanda positif. Ditanya Kecepatan bola A sebelum tumbukan v A Jawab Hitung kecepatan bola A sebelum tumbukan v A menggunakan rumus hukum kekekalan momentum m A v A + m B v B = m A v A + m B v B 2v A + 52 = 25 + 54 2v A + 10 = 10 + 20 2v A + 10 = 30 2v A = 30 – 10 2v A = 20 v A = 20/2 v A = 10 m/s Jawaban yang benar adalah B. 6. Benda A dan B bergerak seperti gambar. Jika kemudian terjadi tumbukan lenting sempurna dan kecepatan benda B setelah tumbukan menjadi 15 -1 , maka kecepatan benda A setelah tumbukan adalah… A. 2 -1 B. 4 -1 C. 8 -1 D. 10 -1 E. 12 -1 Pembahasan Diketahui Massa benda A m A = 5 kg Massa benda B m B = 2 kg Kecepatan benda A sebelum tumbukan v A = 12 m/s Kecepatan benda B sebelum tumbukan v B = 10 m/s Kecepatan benda B setelah tumbukan v B = 15 m/s Kedua benda sebelum dan setelah bertumbukan bergerak ke kanan sehingga kecepatan diberi tanda positif. Ditanya Kecepatan benda A setelah tumbukan v A Jawab Hitung kecepatan bola A sebelum tumbukan v A menggunakan rumus hukum kekekalan momentum m A v A + m B v B = m A v A + m B v B 512 + 210 = 5v A + 215 60 + 20 = 5v A + 30 80 = 5v A + 30 80 – 30 = 5v A 50 = 5v A v A = 50/5 v A = 10 m/s Jawaban yang benar adalah D. 7. Bola pingpong bermassa 5 gram jatuh bebas dari ketinggian tertentu g = 10 ms-2. Saat menumbuk lantai kecepatan bola 6 ms-1 dan sesaat setelah menumbuk lantai bola terpantul ke atas dengan kecepatan 4 ms-1. Besar impuls yang bekerja pada bola adalah… A. 0,50 NsB. 0,25 NsC. 0,10 NsD. 0,05 NsE. 0,01 Ns Pembahasan Diketahui Massa bola m = 5 gram = 0,005 kgKecepatan bola sesaat sebelum menumbuk lantai vo = -6 m/sKecepatan bola sesaat setelah menumbuk lantai vt = 4 m/sKecepatan bertanda positif dan negatif artinya arah kecepatan bola atau arah gerakan bola sebelum tumbukan berlawanan dengan arah gerakan bola setelah tumbukan. Ditanya Impuls I Jawab Teorema impuls-momentum menyatakan bahwa impuls I sama dengan perubahan momentum Δp.I = Δp = m vt – m vo = m vt – voI = 0,0054 – -6 = 0,0054 + 6 = 0,00510 = 0,05 Newton sekonJawaban yang benar adalah D. 8. Bola bermassa 0,5 kg jatuh bebas dari ketinggian h1 = 7,2 m di atas lantai dan terpantul mencapai ketinggian h2 = 3,2 m. Jika percepatan gravitasi bumi = 10 ms-2, impuls yang bekerja pada bola adalah…A. 2,0 NsB. 3,0 NsC. 10 NsD. 40 NsE. 80 NsPembahasan Diketahui Massa bola m = 0,5 kgKetinggian bola jatuh bebas h1 = 7,2 meterKetinggian bola memantul h2 = 3,2 meterPercepatan gravitasi bumi g = 10 m/s2 Ditanya Impuls yang bekerja pada bola Jawab Kecepatan bola sesaat sebelum tumbukan vo Hitung kecepatan bola sesaat sebelum tumbukan menggunakan rumus gerak jatuh bebas. Diketahui ketinggian h = 7,2 meter, percepatan gravitasi g = 10 m/s2 dan ditanyakan kecepatan akhir sesaat sebelum menumbuk lantai karenanya gunakan rumus v2 = 2 g h vo 2 = 2107,2 = 144vo = 2107,2 = 12 m/sKecepatan bola sebelum tumbukan vo adalah -12 m/s. Tanda negatif hanya menjelaskan arah. Kecepatan bola sesaat setelah tumbukan vt Hitung kecepatan bola sesaat setelah tumbukan menggunakan rumus gerak vertikal ke atas. Diketahui ketinggian h = 3,2 meter, percepatan gravitasi g = -10 m/s2, kecepatan akhir pada ketinggian maksimum vt 2 = 0 dan ditanyakan kecepatan awal sesaat setelah menumbuk lantai karenanya gunakan rumus vt 2 = vo 2 + 2 g h vt 2 = vo 2 + 2 g h0 = vo 2 + 2 -103,2vo 2 = 64vo = √64 = 8 m/sKecepatan bola setelah tumbukan vt adalah 8 m/s Impuls yang bekerja pada bola I Impuls dihitung menggunakan rumus teorema I = perubahan momentum ΔpI = m vt – vo = 0,58-12 = 0,58 + 12 = 0,520 = 10 Newton sekonJawaban yang benar adalah C. 9. Sebuah bola bermassa 100 gram dilempar mendatar dengan kelajuan 5 m/s. Kemudian bola dipukul searah dengan arah mula-mula. Bila lamanya bola bersentuhan dengan pemukul 2 ms dan kecepatan bola setelah meninggalkan pemukul 10 m/s, besar gaya yang diberikan oleh pemukul adalah …A. 200 NB. 250 NC. 300 ND. 350 NE. 400 NPembahasan Diketahui m = 100 gram = 0,1 kgvo = +5 m/st = 2 milisekon = 2 x 10-3 sekonvt = +10 m/s Ditanya Gaya yang dikerjakan pemukul pada bola F ? Jawab Rumus impuls I = F t Rumus perubahan momentum Teorema impuls-momentum Impuls = perubahan momentum Jawaban yang benar adalah B. 10. Sebuah bola bermassa 0,1 kg dilempar horizontal ke kanan dengan kelajuan 20 m/s. Setelah dipukul, bola bergerak ke kiri dengan kelajuan 30 m/s. Impuls yang diberikan oleh kayu pemukul pada bola adalah….A. 4 N sB. –4 N sC. 5 N sD. –5 N sE. 10 N sPembahasan Diketahui m = 0,1 kg, vo = +20 m/s, vt = -30 m/s Ditanya Impuls I ? Jawab Impuls = perubahan momentumI = m vt – vo = 0,1-30 – 20 = 0,1-50 = -5 N sJawaban yang benar adalah D. 11. Bola kasti 0,5 kg mula-mula bergerak ke kiri dengan kelajuan 2 m/s. Kemudian bola tersebut dipukul dengan gaya F berlawanan dengan gerak bola, sehingga kelajuan bola berubah menjadi 5 m/s. Bila bola bersentuhan dengan pemukul selama 0,01 sekon, maka perubahan momentumnya adalah …A. 8,0 kg m/sB. 6,5 kg m/sC. 5,5 kg m/sD. 3,5 kg m/sE. 2,5 kg m/sPembahasan Diketahui m = 0,5 kg, vo = -2 m/s, vt = 5 m/s, t = 0,01 sekon Ditanya Perubahan momentum ? Jawab Perubahan momentum = m vt – vo = 0,55 – -2 = 0,57 = 3,5 kg m/s = 3,5 N sJawaban yang benar adalah D.
bola bermassa 20 gram dilempar dengan kecepatan