Selamawaktu ini, impian saya adalah makan dan pakai dalam hidup tanpa kekhawatiran, pekerjaan saya menjadi kebahagiaan dan kemakmuran. Namun dalam proses memperjuangkan impian saya, saya menemukan banyak hal di luar kendali saya, dan hal-hal yang direncanakan sama sekali tidak dapat terwujud. Saya merasa sangat lelah untuk hidup seperti ini. Berabadabad kemudian, nubuat Yesaya dipenuhi dalam diri Tuhan Yesus yang sempurna, lahir dari anak perawan Maria. Yesus tidak memiliki ayah secara biologis karena Dia berasal dari Allah. Ketika nabi Yohanes Pembaptis melihat Dia, Dia berseru, "Lihatlah Anak domba Allah, yang menghapus dosa dunia." (Yohanes 1:29) Allah mengorbankan Yesus Olehkarena itu perdamaian yang kita rasakan saat ini bukan sekadar buah perjuangan manusia semata melainkan adanya campur tangan Tuhan. Hari ini Telah lahir Juruselamat di Kota Daud, malaikat Allah tampil pada awal pemberitaan. Saat lahir saat bangkit. Kabar tentang kelahiran Raja Damai disampaikan oleh malaikat Tuhan. Lukas2:11 (TB) TB: Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus, Tuhan, di kota Daud. AYT: Pada hari ini, telah lahir bagimu seorang Juru Selamat, yaitu Kristus, Tuhan, di kota Daud. TL: sebab pada hari ini sudah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus Tuhan itu, di dalam negeri Daud. MILT: karena pada hari ini telah dilahirkan HanyaYesus satu-satunya Juru Selamat karena Dia adalah Anak Allah yang dikirim ke dunia, menjelma menjadi manusia, sehingga Ia bisa menebus Saudara dan saya yang berdosa, dan datang untuk menyertai kita. Imanuel, berarti Allah menyertai kita. Kristus dikirim untuk membuktikan bahwa Allah tetap setia. cQU4jHA. Lukas 211Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus, Tuhan, di kota Timotius 115Perkataan ini benar dan patut diterima sepenuhnya ”Kristus Yesus datang ke dunia untuk menyelamatkan orang berdosa,” dan di antara mereka akulah yang paling Para Rasul 1323Dan dari keturunannyalah, sesuai dengan yang telah dijanjikan-Nya, Allah telah membangkitkan Juruselamat bagi orang Israel, yaitu 212-14Ia mendidik kita supaya kita meninggalkan kefasikan dan keinginan-keinginan duniawi dan supaya kita hidup bijaksana, adil dan beribadah di dalam dunia sekarang ini dengan menantikan penggenapan pengharapan kita yang penuh bahagia dan penyataan kemuliaan Allah yang Mahabesar dan Juruselamat kita Yesus Kristus, yang telah menyerahkan diri-Nya bagi kita untuk membebaskan kita dari segala kejahatan dan untuk menguduskan bagi diri-Nya suatu umat, kepunyaan-Nya sendiri, yang rajin berbuat 121Ia akan melahirkan anak laki-laki dan engkau akan menamakan Dia Yesus, karena Dialah yang akan menyelamatkan umat-Nya dari dosa mereka.”Kisah Para Rasul 411-12Yesus adalah batu yang dibuang oleh tukang-tukang bangunan – yaitu kamu sendiri –, namun ia telah menjadi batu penjuru. Dan keselamatan tidak ada di dalam siapa pun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan.”Efesus 523karena suami adalah kepala isteri sama seperti Kristus adalah kepala jemaat. Dialah yang menyelamatkan 320Karena kewargaan kita adalah di dalam sorga, dan dari situ juga kita menantikan Tuhan Yesus Kristus sebagai Juruselamat,2 Timotius 19-10Dialah yang menyelamatkan kita dan memanggil kita dengan panggilan kudus, bukan berdasarkan perbuatan kita, melainkan berdasarkan maksud dan kasih karunia-Nya sendiri, yang telah dikaruniakan kepada kita dalam Kristus Yesus sebelum permulaan zaman dan yang sekarang dinyatakan oleh kedatangan Juruselamat kita Yesus Kristus, yang oleh Injil telah mematahkan kuasa maut dan mendatangkan hidup yang tidak dapat Yohanes 414Dan kami telah melihat dan bersaksi, bahwa Bapa telah mengutus Anak-Nya menjadi Juruselamat dunia. PESAN NATAL BERSAMA PERSEKUTUAN GEREJA-GEREJA DI INDONESIA PGI DAN KONFERENSI WALIGEREJA INDONESIA KWI Tahun2016 “HARI INI TELAH LAHIR BAGIMU JURUSELAMAT, YAITU KRISTUS, TUHAN, DI KOTA DAUD” Lukas2ll Saudari-Saudara umat Kristiani di Indonesia, Setiap merayakan Natal hati kita dipenuhi rasa syukur dan sukacita. Allah berkenan turun ke dunia, masuk ke dalam hiruk-pikuk kehidupan kita. Allah bertindak memperbaiki situasi hidup umat-Nya. Berita sukacita itulah yang diserukan oleh Malaikat “Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus, Tuhan, di kota Daud” Luk2ll. Belarasa Allah itu mendorong kita untuk melakukan hal yang sama sebagaimana Dia lakukan. Inilah semangat atau spiritualitas inkarnasi. Keikutsertaan kita pada belarasa Allah itu dapat kita wujudkan melalui upaya untuk menyikapi masalah-masalah kebangsaan yang sudah menahun. Dalam perjuangan mengatasi masalah-masalah seperti itu, kehadiran Juruselamat di dunia ini memberi kekuatan bagi kita. Penyertaan-Nya menumbuhkan sukacita dan harapan kita dalam mengusahakan hidup bersama yang lebih baik. Oleh karena itu, kita merayakan Natal sambil berharap dapat menimba inspirasi, kekuatan dan semangat baru bagi pelayanan dan kesaksian hidup, serta memberi dorongan untuk lebih berbakti dan taat kepada Allah dalam setiap pilihan hidup. Saudari-saudara terkasih, Kita akan segera meninggalkan tahun 2016 dan masuk tahun 2017. Ada hal-hal penting yang perlu kita renungkan bersama pada peristiwa Natal ini. Sebagai warga negara kita bersyukur bahwa upaya pembangunan yang dilakukan oleh Pemerintah Indonesia semakin memberi harapan bagi terwujudnya keadilan dan kesejahteraan yang merata. Walaupun belum sesuai dengan harapan, kita sudah menyaksikan adanya peningkatan dan perbaikan pelayanan publik, penegakan hukum, pembangunan infrastruktur, dan peningkatan kualitas pendidikan. Kita dapat memandangnya sebagai wujud nyata sukacita iman sebagaimana diwartakan oleh malaikat kepada para gembala, “aku memberitakan kepadamu kesukaan besar untuk seluruh bangsa” Luk 210. Memang harus kita akui bahwa masih ada juga segi-segi kehidupan bersama yang harus terus kita perhatikan dan perbaiki. Misalnya, kita kadang masih menghadapi kekerasan bernuansa suku, agama, ras, dan antar golongan SARA. Masalah korupsi dan pungli juga masih merajalela, bahkan tersebar dari pusat hingga daerah. Kita juga menghadapi kemiskinan yang sangat memprihatinkan. Data dari Badan Pusat Statistik BPS menunjukkan bahwa angka kemiskinan per Maret 2016 masih sebesar 28,01 juta jiwa. Keprihatinan lain yang juga memerlukan perhatian dan keterlibatan kita untuk mengatasinya adalah peredaran dan pemakaian narkoba. Data Badan Narkotika Nasional BNN tahun 2015 memperlihatkan bahwa pengguna narkoba terus meningkat jumlahnya. Pada periode Juni hingga November 2015 terjadi penambahan sebesar 1,7 juta jiwa, dari semula 4,2 juta menjadi 5,9 juta jiwa. Semakin banyaknya pengguna narkoba itu tidak lepas dari peran produsen dan pengedar yang juga bertambah. Kita juga harus bekerja keras untuk mendewasakan dan meningkatkan kualitas demokrasi. Penyelenggaraan Pemilu merupakan salah satu sarananya, seperti Pemilihan Umum Kepala Daerah serentak Pilkada serentak yang akan dilaksanakan tanggal 15 Februari 2017 di 101 daerah terdiri atas 7 provinsi, 76 kabupaten, dan 18 kota. Peristiwa itu akan menjadi ujian bagi partisipasi politik masyarakat dan peningkatan kualitas pelaksana serta proses penyelenggaraan pesta demokrasi tersebut. Tantangan-tantangan tersebut, sebagaimana juga masalah lainnya, harus kita hadapi. Jangan sampai persoalan-persoalan sosial dan kemanusiaan itu membuat kita merasa takut. Kepada kita, seperti kepada para gembala, malaikat yang mewartakan kelahiran Yesus mengatakan “jangan takut” Luk 210. Saudari-saudara terkasih, Marilah kita jadikan tantangan-tantangan tersebut kesempatan untuk mengambil prakarsa dan peran secara lebih nyata dalam menyikapi berbagai persoalan hidup bersama ini. Kita ciptakan hidup bersama yang damai dengan terus melakukan dialog. Kita lawan korupsi dan pungli dengan ikut aktif mengawasi pelaksanaan dan pemanfaatan anggaran pembangunan. Kita atasi problem kemiskinan, salah satunya dengan meningkatkan semangat berbagi. Kita lawan narkoba dengan ikut mengupayakan masyarakat yang bebas dari narkoba, khususnya dengan menjaga keluarga kita terhadap bahaya barang terlarang dan mematikan itu. Kita tingkatkan kualitas demokrasi kita melalui keterlibatan penuh tanggungjawab dengan menggunakan hak pilih dan aktif berperan serta dalam seluruh tahapan dan pelaksanaan Pilkada. Kita juga berharap agar penyelenggara Pilkada dan para calon kepala daerah menjunjung tinggi kejujuran dan bersikap sportif, menaati semua aturan yang sudah ditentukan dan aktif berperan menjaga kedamaian demi terwujudnya Pilkada yang berkualitas. Kita tolak politik uang. Jangan sampai harga diri dan kedaulatan kita sebagai pemilih kita korbankan hanya demi uang. Kita syukuri kehadiran Yesus Kristus yang mendamaikan kembali kita dengan Allah. Inilah kebesaran kasih karunia Allah, sehingga kita layak disebut sebagai anak-anak Allah lYoh 21. Di dalam Yesus Kristus kita memperoleh hidup sejati dan memperolehnya dalam segala kelimpahan Yoh 1010. Kita syukuri juga berkat yang telah kita terima sepanjang tahun yang segera berlalu. Kita sampaikan berkat sukacita kelahiran Yesus Kristus ini kepada sesama kita dan seluruh ciptaan. Kita mewujudkan karya kebaikan Allah itu melalui perhatian dan kepedulian kita terhadap berbagai keprihatinan yang ada dengan aktif mengupayakan pembangunan yang berkelanjutan dan yang ramah lingkungan. Dengan demikian, perayaan kelahiran Yesus Kristus ini dapat menjadi titik tolak dan dasar bagi setiap usaha kita untuk lebih memuliakan Allah dalam langkah dan perbuatan kita. SELAMAT NATAL 2016 dan TAHUN BARU 2017 Jakarta, 10 November 2016 PERSEKUTUAN GEREJA-GEREJA KONFERENSI WALIGEREJA DI INDONESIA, INDONESIA, Pdt Dr Henriette Lebang Mgr. Ignatius Suharyo Ketua Umum K e t u a Post navigation Lukas 21-52 Ayat 11 Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus, Tuhan, di kota Daud. Kabar sukacita Allah sampaikan kepada para gembala di Padang Efrata dua ribu tahun lalu melalui Malaikat-Nya, bahwa telah lahir seorang Juruselamat yaitu Yesus Kristus Tuhan di kota Daud. Juruselamat yang akan menyelamatkan umat manusia dari dosa dan hukuman kekal. Kabar sukacita yang membawa keselamatan tidak hanya bagi para gembala tetapi juga bagi semua umat manusia yang percaya kepada bayi Yesus. Kelak melalui kematian-Nya di kayu salib tersedia keselamatan yaitu kehidupan kekal bersama Tuhan di Sorga. Dan semuanya itu diberikan kepada setiap orang yang percaya kepada-Nya. Orang percaya adalah setiap yang orang menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat. Ciri-ciri orang percaya adalah orang yang kehidupannya mau dituntun oleh Tuhan dan melakukan perintah-perintah-Nya. Mereka inilah yang kelak setelah kematian akan tinggal di Sorga bersama Tuhan 1Tes. 414. TIDAK ADA NAMA LAIN DI BAWAH KOLONG LANGIT INI YANG DALAM NAMA-NYA KITA DISELAMATKAN SELAIN DALAM NAMA TUHAN YESUS Kis. 412. Nama Yesus adalah jaminan untuk kita hidup kekal. Kabar sukacita bagi semua orang yang percaya kepada-Nya. Berita ini terus disampaikan hingga saat ini. Kalau kita sudah percaya kepada-Nya tetap terus pertahankan sampai akhir kehidupan. Kalau belum sepenuhnya percaya atau mungkin belum benar-benar percaya, kita harus bertobat dan segera sungguh-sungguh menjadikan-Nya sebagai Tuhan dan Juruselamat. Tuhan memberkati. DOA Terima kasih Tuhan untuk kabar sukacita yang Tuhan sampaikan. Saya percaya kabar sukacita melalui Tuhan Yesus yaitu keselamatan akan saya terima karena Tuhan Yesus adalah Juruselamat saya. Dalam nama Tuhan Yesus, Amin. By Ps. Juliana L. “Kata Maria “Sesungguhnya aku ini adalah hamba Tuhan; jadilah padaku menurut perkataanmu itu.” Lalu malaikat itu meninggalkan dia.” Lukas 138 Yesus datang ke dunia untuk memberikan kita terang dan keselamatan. Hari natal kita merayakan kelahiran Yesus dan seringkali kita merayakannya dengan memberi atau menukar hadiah. Kita berkata The best gift of all is Jesus; tapi maksudnya bagaimana? Bukan hadiah yang kelihatan yang kita kasih tetapi lebih dari pada itu adalah kita semua ini adalah maria’ akhir zaman. Maria yang dipenuhi oleh Roh Kudus, ia melahirkan Yesus ke dunia, maka kita yang percaya kepada Yesus diselamatkan. Beberapa minggu yang lalu saya terima Api Penginjilan The Fire of Evangelism itu turun atas gereja Tuhan pada akhir zaman sehingga terjadi penuaian jiwa-jiwa yang besar seperti yang tidak pernah terjadi sebelumnya. Pada saat orang bertobat terima Yesus yaitu pada waktu Yesus lahir ke dunianya, di dalam hatinya. Tetapi siapa yang membawa Yesus ke dalam hati/hidup orang tersebut? Yaitu para penginjil. Setiap orang yang sudah dipenuhi oleh Roh Kudus itu harus mengerti bahwa Tuhan mau kita mengandung’ seperti Maria mengandung dan melahirkan Yesus ke dunia sahabatmu, ke dunia orang tuamu, dunia tantemu, dunia siapapun juga. Kita semua adalah pembawa kelahiran Yesus ke dalam dunia/hidup orang lain; engkau sedang mengandung’ Juruselamat, seorang yang akan engkau lahirkan. Natal kali ini kita berbicara tentang Api Penginjilan; The Fire of Evangelism is to be born into this world, karena kita adalah Maria’ akhir zaman. Kalau saudara melayani tetapi tidak mempunyai hati atau api penginjilan maka saudara akan bosan. Maria adalah orang yang menerima favor dari Tuhan karena ia terpandang sebagai hamba Tuhan yang baik dan setia dan Maria hidup kudus, sehingga malaikat datang dan berkata Roh Kudus turun atasmu dan kamu akan mengandung seorang anak yang bernama Imanuel, Allah menyertai kita. Pada waktu kita menjadi hamba yang baik dan setia maka kita akan menerima favor dari Tuhan. Gereja Tuhan itu adalah mempelai Tuhan, dalam bahasa Yunani itu ada female and male word; gereja adalah female word dan Tuhan/Gembala adalah male word. Kita sedang menantikan mempelai pria, Maria bertunangan dengan Yusuf dan kita ini ditunangkan dengan Kristus, kita adalah mempelai Kristus. Tugas gereja adalah melahirkan’ bayi Yesus ke dunia, menangkan jiwa, lahirkan Yesus ke dunia orang tersebut. Yesus adalah terang dunia, Ia lahir ke dunia saya, sehingga saya tidak hidup lagi dalam kegelapan dan saya membawa Yesus lahir ke dunia orang lain. Realitas yang sebenarnya atau kebenaran yang hakiki adalah kebenaran firman Tuhan, tetapi cara pandang/persepsi kita tentang firman itu yang menentukan hubungan kita dengan Tuhan Yesus, yang menentukan kualitas dan pengertian kita tentang hidup, tentang firman, dll, sehingga kita membuat kesimpulan bagaimana kita melihat Yesus, bagaimana kita melihat hubungan dan hidup. Kalau mau bangun hidup, bangun berdasarkan kebenaran firman Tuhan dalam hidupmu dan itu tidak akan berubah, yang benar tetap benar, yang salah tetap salah, Yesus tidak pernah berubah. Yesus lahir ke dunia itu adalah hadiah yang terbaik dan setelah itu dengan apa kita balas kebaikan Tuhan? Dengan cara melahirkan Yesus ke dunia orang yang belum mengenal Yesus. Hari ini dengarlah suara Tuhan dan berkata seperti Maria Jadilah padaku menurut perkataanMu. Pada waktu Maria mengandung, ia mengalami penolakan dari Yusuf, pada waktu saudara akan melahirkan Juruselamat ke dunia temanmu atau keluargamu, engkau akan mengalami penolakan. Tetapi Maria mengambil sikap sebagai hamba yang akan melakukan kehendak Tuhan. Memang ada sukacita tetapi setelah itu ada penganiayaan. Kalau saudara sudah membawa jiwa kepada Tuhan, jiwa tersebut harus dirawati supaya bertumbuh dewasa, jangan ditinggalkan karena jiwa itu akan mengalami penganiayaan. Raja Herodes memerintahkan agar semua bayi dibunuh. Bayi rohani harus tertanam di dalam gereja lokal, kalau tidak dirawati oleh gereja maka bayi rohani itu akan mati karena banyak Herodes’ di dunia ini yang akan membunuh bayi rohani tersebut. Bayi rohani ini harus kita rawati sehingga menjadi dewasa dan dapat melayani orang lain lagi. 2 Timotius 22, “Apa yang telah engkau dengar dari padaku di depan banyak saksi, percayakanlah itu kepada orang-orang yang dapat dipercayai, dan juga cakap mengajar orang lain.” Cakap mengajar orang lain itu pada saat ada orang yang bertanya saudara bisa menjawab, pada waktu orang perlu ditolong saudara dapat menolong tepat waktunya sehingga Yesus bisa lahir ke dunia orang tersebut. Pelayan yang dapat dipercaya itu susah dicari karena banyak tantangannya seperti keinginan mata, keinginan daging dan keangkuhan hidup di dunia. Bagaimana kita membawa Yesus ke dunia orang lain? Yesus mengambil rupa sebagai seorang hamba dan bahkan rela mati di atas kayu salib. Maukah saudara merendahkan diri dan masuk di dunianya orang lain supaya engkau bisa melahirkan Yesus ke dunia orang tersebut sampai orang tersebut menerima Yesus sebagai Juruselamat. Amin. Hari ini telah lahir bagimu juruselamat ~ Landasan firman Tuhan untuk tema tersebut diambil dari Injil Lukas 211 "Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus, Tuhan, di kota Daud". Firman Tuhan yang ditulis oleh dokter Lukas tersebut merupakan berita gembira atau kabar baik yang disampaikan oleh para malaikat kepada para gembala yang kala itu sedang menjaga kawanan domba di padang. Berita gembira atau kabar baik itu menjadi momentum penting dalam kehidupan para gembala dan tentunya berita gembira atau kabar baik itu menjadi pengharapan bagi seluruh bangsa atau umat manusia di muka bumi. "Lalu kata malaikat itu kepada mereka "Jangan takut, sebab sesungguhnya aku memberitakan kepadamu kesukaan besar untuk seluruh bangsa" - Lukas 210. Berkaitan dengan tema hari ini telah lahir bagimu juruselamat yang dibangun di atas landasan firman Tuhan yang ditulis oleh dokter Lukas sebagaimana saya kutip di atas, maka ada beberapa pertanyaan penting yang perlu menjadi perhatian untuk dijelaskan di bawah ini, yaitu 1. Bagi siapakah Yesus itu lahir? Dokter Lukas menulis "Hari ini telah lahir bagimu...". Untuk menjawab pertanyaan bagi siapakah Yesus lahir?, maka ada beberapa bagian penting yang harus kita perhatikan, yaitu Pertama, konteks dekat. Konteks dekat dimaksud menunjuk kepada orang-orang yang mengalami langsung peristiwa itu, yaitu 1 Para gembala. Jadi, Yesus lahir untuk para gembala yang saat itu sedang melakukan tugas mereka yaitu menjaga kawanan domba. Para gembala membutuhkan Juruselamat, sehingga Yesus lahir bagi mereka. 2 Yusuf dan Maria. Walaupun mereka berdua adalah orangtua dari Yesus, namun sesungguhnya Yesus lahir untuk mereka juga karena Yusuf dan Maria membutuhkan Yesus dalam hidup mereka. Kedua, konteks jauh. Konteks jauh dimaksud menunjuk kepada orang-orang yang tidak terlibat secara langsung dengan peristiwa itu. Orang-orang yang jauh dari peristiwa kelahiran Kristus. Siapa sajakah itu? Satu, orang-orang dalam masa Perjanjian Lama. Yesus lahir untuk bangsa Yahudi yang sudah ada sebelum Yesus lahir. Mereka yang sudah meninggal karena beragam sebab. Untuk merekalah juga Yesus lahir karena mereka juga membutuhkan Yesus sebagai Juruselamat. Dua, orang-orang Yahudi sebagai generasi penerus. Yesus lahir untuk bangsa Yahudi karena Yesus merupakan keturunan Daud. Tiga, seluruh bangsa. Yesus lahir bagi seluruh bangsa artinya sesungguhnya semua bangsa membutuhkan Yesus. Itulah sebabnya Yesus sebelum Ia naik ke sorga Dia memberi perintah "Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus" - Matius 2819. Empat, bagi manusia berdosa. Menurut catatan dalam Alkitab menegaskan bahwa semua manusia sudah berbuat dosa dan telah hilang kemuliaan Allah - Roma 323. Jadi, tidak ada satu manusia pun di kolong langit ini yang tidak membutuhkan Yesus. Dengan demikian, Yesus lahir bagi semua orang karena semua orang membutuhkan juruselamat. 2. Siapakah Yesus sebenarnya? Dokter Lukas menulis, "Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus, Tuhan, di kota Daud" - Lukas 211. 1 Silsilah Yesus. Yesus memiliki silsilah yang jelas yaitu dari keturunan Daud - Matius 11-17. 2 Yesus adalah Juruselamat. Kata "Juruselamat" artinya Yesuslah yang menyelamatkan kita secara sempurna dari segala dosa dan konsekuensinya. "Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat". Jadi, Yesus menyelamatkan kita dari a Hukuman dosa. b Kusa dosa. c Perbuatan dosa. "Ia akan melahirkan anak laki-laki dan engkau akan menamakan Dia Yesus, karena Dialah yang akan menyelamatkan umat-Nya dari dosa mereka" - Matius 121. 3 Yesus adalah Tuhan. Dialah yang berkuasa di sorga dan bumi dan di bawah bumi. Penulis Injil Matius menulis "Yesus mendekati mereka dan berkata "Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi" - Matius 2818. Rasul Paulus menulis "Supaya dalam nama Yesus bertekuk lutut segala yang ada di langit dan yang ada di atas bumi dan yang ada di bawah bumi, dan segala lidah mengaku "Yesus Kristus adalah Tuhan", bagi kemuliaan Allah, Bapa!" - Filipi 210-11. Dengan demikian, Yesus adalah Tuhan yang berkuasa dan berotoritas penuh atas segala sesuatu, baik yang di sorga, di bumi dan di bawah bumi. 4 Kristus artinya yang diurapi. Kata "Kristus" dalam bahasa Ibrani "Mesiah/Mesias" dan dalam bahasa Yunani "Kristos" yang artinya diurapi untuk melakukan tugas penyelamatan umat manusia. Inilah tugas khusus yang diemban oleh Yesus.

hari ini telah lahir juruselamat dunia yesus tuhan