Dokter Wahidin Soedirohoesodo lahir di Desa Mlati, Sleman, Yogyakarta pada 7 Januari 1852. Desa Mlati terletak di arah utara dari pusat Kota Yogyakarta. Ayahnya bernama Arjo Sudiro, tetapi karena jenggotnya yang lebat ia sering dipanggil "Mbah Kruwis". Dokter Wahidin adalah anak kedua dari dua bersaudara, ia mempunyai seorang kakak perempuan.
10. Perilaku di bawah ini yang tidak sesuai dengan gagasan yang dimiliki oleh Dr. Wahidin Sudirohusodo adalah A. Arga senantiasa membantu temannya yang kesulitan belajar. B. Fitri merasa sangat bersedih saat melihat temannya putus sekolah karena disebabkan tidak ada biaya.
KOMPAS.com - Wahidin Sudirohusodo adalah seorang dokter dan pembaharu pendidikan di Hindia Belanda. Ia ingin agar rakyat diberikan kesempatan yang luas untuk mengenyam pendidikan di sekolah. Gagasannya ini kemudian ia sampaikan kepada para pelajar STOVIA atau Sekolah dokter Jawa di Batavia.
Partai Nasional Indonesia. 9. Partai Komunis Indonesia. 10. Organisasi Pemuda. 1. Budi Utomo. Lahirnya Budi Utomo tidak dapat dilepaskan dari gagasan dr. Wahidin Sudirohusodo mengenai perlunya memperluas dan meningkatkan pendirikan bagi bangsa Indonesia. Pada akhir tahun 1907, Wahidin bertemu dengan Sutomo, pelajar STOVIA di Batavia.
Di kongres itu, terpilih Raden Adipati Tirtokusumo sebagai ketua, dan dr. Wahidin Soedirohoesodo sebagai wakil ketua. Dalam kongres, disebutkan tujuan utama Budi Utomo yaitu untuk menjamin kehidupan bangsa yang terhormat. Fokus organisasi ini adalah bidang sosial, pendidikan, pengajaran, dan kebudayaan.
5ZUw.
gagasan dr wahidin sudirohusodo tentang pendidikan