Pembuktianlatar suasana kekaguman dalam kutipan cerpen tersebut adalah A. Parmin tukang kebun yang rajin dan pendiam. B. Parmin selalu tersenyum di setiap kesempatan. C. Parmin tidak pernah tertawa berkepanjangan. D. Parmin tidak marah pembayaran gajinya terlambat. E. Parmin menerima tugas sekaligus pembayarannya. Nomor: 03 1Apa sajakah hal hal yang dapat dikomentari dari buku non fiksi? Siapa saja biasanya yang membuat buku nonfiksi jelaskan? Hal apa yang harus diungkapkan di dalam kata pengantar buku nonfiksi? A. Menelaah Teks Cerpen berfokus pada Struktur Teks Cerita Pendek; B. Menelaah Teks Cerpen berfokus pada Kebahasaan Cerita Pendek; C. Contoh Soal Esdi gelas itu sudah mencair, membaur dengan kopi yang kupesan lebih dari satu jam lalu. Seiring dengan membaurnya kedua cairan itu, aku masih saja menatap ke luar jendela, kala hujan masih saja turun membasahi bumi. Mendinginkan udara malam yang tak berbintang itu. Latar waktu, suasana, dan tempat dalam kutipan cerpen tersebut adalah Latarsuasana dalam kutipan cerpen tersebut adalah suasana sedih. Berdasarkan kutipan: "Ini untuk yang kesekian kalinya, tapi perihnya masih sama saat pertama kali ditinggal oleh muridku. Air mataku kembali menetes saat melihat Radio naik ke boncengan ayahnya." Pada kalimat pertama terdapat diksi perihnya yang dimaknai rasa sedih yang mendalam. Kalimat kedua terdapat diksi air mata yang menggambarkan kesedihan seseorang. Dengan demikian jawaban yang benad adalah suasana sedih. Latarsuasana pada paragraf pertama dalam kutipan cerpen tersebut adalah . A. haruB. sedihC. tegangD. khusyuk E. duka Jawaban: CPembahasan: Latar suasana merupakan kondisi batin si tokoh atau lingkungan tempat si tokoh berada. Latar suasana yang digambarkan dalam paragraf pertama terlihat pada pernyataan Saya benar benar kecewa kepada lbu. VxAhf94. Latar adalah keterangan mengenai ruang, waktu, dan suasana terjadinya peristiwa-peristiwa didalam suatu karya sastra. Latar di antaranya meliputi penggambaran mengenai letak geografis, kesibukan si pelaku/tokoh, waktu berlakunya peristiwa, atau suasana saat peristiwa tersebut berlangsung. Latar berfungsi untuk memberikan suatu gambaran yang jelas supaya peristiwa-peristiwa yang terjadi pada suatu karya sastra terasa nyata atau memberikan informasi yang jelas mengenai situasi di dalam sebuah cerita. Jenis-jenis latar Latar waktu. Merupakan penggambaran kapan peristiwa dalam sebuah karya itu berlangsung. Misalnya pagi hari, siang hari, sore hari, malam hari, dizaman dulu, dimasa depan dan lain sebagainya. Latar tempat. Mengungkapkan di mana lokasi terjadinya sebuah cerita yang ditulis pengarang. Misalnya didalam bangunan tua, di sebuah gedung, dilautan, didalam hutan, di sekolah, di sebuah pesawat, di ruang angkasa, dan lain sebagainya. Latar suasana. Kondisi batin tokoh perasaan individu dan fisik sekitar kondisi lingkungan yang bisa membawa pembaca mengetahui bagaimana perasaan dalam tulisan. Misalnya gundah, gembira, lelah dan lain sebagainya. Setelah memahami penjelasan di atas, dapat kita analisis latar waktu pada cerpen tersebut dengan memperhatikan kutipan "Di antara pendar-pendar cahaya jingga lampu teplok di atas lemari kayunya, ... ". Pada kutipan tersebut, terdapat diksi "cahaya jingga". Cahaya jingga merupakan cahaya yang berwarna kuning kemerah-merahan. Cahaya jingga akan muncul pada saat sore menjelang malam. Jadi latar belakang pada kutipan cerpen di atas adalah saat senja. Perbedaan senja dan sore adalah saat senja matahari menunjukan cahaya yang redup, sedangkan saat sore cahaya matahari masih cukup terang. Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah D. Latar suasana dalam kutipan cerpen adalah keadaan yang tercipta di dalam cerita akibat kejadian tertentu, seperti semangat, sedih, atau gembira. Untuk memahami alasan jawaban tersebut, berikut adalah pembahasannya. Cerpen merupakan karya sastra berbentuk narasi berisi potret kehidupan sehari-hari yang lebih menekankan pada penggunaan kata-kata. Isinya bukan hanya kisah imajinatif, tetapi juga berisi nilai-nilai yang terdapat dalam kehidupan. Unsur intrinsik dalam cerpen adalah sebagai berikut. Tema inti yang terdapat dalam cerita dan penokohan menyebutkan siapa tokohnya dan bagaimana karakter/sifat dari tokoh rangkaian kejadian yang terdapat menyebutkan latar tempat, kejadian, atau suasana yang terdapat dalam pesan yang ingin disampaikan pandang bagaimana arah pengarang dalam menyampaikan suatu cerita. Latar suasana adalah keadaan yang tercipta di dalam cerita akibat kejadian tertentu. Misalnya, ketika menceritakan perjuangan seorang pahlawan, suasana yang tercipta adalah rasa semangat atau ketika menceritakan seorang yang kehilangan orang yang dicintai maka suasana yang tercipta adalah rasa sedih. Dengan demikian, latar suasana dalam kutipan cerpen adalah keadaan yang tercipta di dalam cerita akibat kejadian tertentu, seperti semangat, sedih, atau gembira. Kesesuaian latar tempat dengan suasana yang tampak dalam kutipan cerpentersebut adalah..... Merapi dengan awan panas yang terus-menerus Merapi dengan lava panas yang tiap hari tersu Padang degan suasana porak poranda setelah terkena Gunung Merapi dengan kengerian di saat terjadi Merapi dengan keindahannya saat suasana Bacalah kutipan novel berikut!Di musim ini hujan memiliki kebiasaan turun sore hari. Kalau hujan turun dalamwaktu yang biasa itu aku bisa mengatasi keresahaannku, kalau hujan turun pagiatau siang haro keresehaanku mengambil tempat secra harfiah. Orang-orang di sinitidak suka berjalan di bawah hujan. Kalau hujan otomatis mereka paling dominan yang terdapat dalam kutipan novel tersebut...... dan dan tempat17. Bacalah penggalan cerpen berikut!Teman-temannya menjulukinya Si Jepang. Sebutan itu memang sesuai denganukuran tubuhnya yang agak kecil dan pendek dibanding teman-teman sebayanya,SIMULASI UJIAN AKHIR SEKOAH SMK NEGERI 2 BALIKPAPAN TAHUN 20215namun banyak akalnya. Macam-macam mainan dibuat sendiri, tak pernah mintabantuan atau diskusi dengan teman-temannya. Tahu-tahu jadi, lalu ditunjukkankepada teaman-temannya. Bulan lalu ada sepeda kayu, bulan berikutnya mobil-mobilan bambu, lalu senapan angin, helikopter kertas, dan lain-lain. Hampir tiapbulan ada sajareleasemainan baru buatannya. Mainan yang paling banyakmenghibur teman-temannya adlah bola tendang dari balon udara. Hampir tiap soreteman-teman sekampung bermain bola menggunakan bola buatan Si watak kreatif tokoh utama dalam penggalan cerpen di atas adalah.... bermain menjulukinya Si pernah minta bantuan atau disusi dengan banyak menghibur sendiri bermacam-macam tiap sore teman-temannya meminjam kutipan novel berikut!Dia bukan gadis yang harus nampak mewah agar dilihat keren oleh isis dunia dantidak merasa harus memiliki apa-apa yang tidak dia butuhkan hanya agar samadengan yang lain. Bahkan, dia tidak memakai anting, jam tangan, atau kalungmeskipun sangat pasti dia bisa membelinya karena dia lahir dari keluarga itulah Milea Adnan Hussain menurut pendapatku. Benar-benar faktayang penuh pesona di sekolah.Milea Suara dari Dilan, Ridi BaiqKaitan isi cerita kutipan novel di atas dengan kehidupan sehari-hari adalah...... sederhana tanpa macam-macam gadis harus selalu berpenampilan selalu menjadi bahan pebicaraan di harus selalu disembunyikan agar tampak sederhana. Kutipan cerpen berikut untuk soal nomor 1—4. Entah berapa lama, ketika aku terbangun, sebagian kepalaku sudah dibaluti kain panjang dan pipih. Setelah beberapa hari, ketika kain itu dibuka, perlahan. Mataku segera mengerjap. Cahaya mendekap tubuhku. Seperti kain raksasa yang meringkusku. Dan semua menjadi begitu berbeda. Ibu bertanya, apakah aku bisa melihat? Apakah aku merasa silau? Aku hanya tersenyum lebar. Ibu menciumku. Wajah ibu persis seperti yang kubayangkan selama ini. Persis. Namun, aroma rumput basah itu lenyap entah ke mana. Dan aku merasa sangat girang bisa melihat begitu banyak binatang berkeliaran. Berbaur dengan manusia. Aku tahu itu binatang karena mereka memiliki moncong. Semacam bibir yang menjorok ke depan. Ibu pernah bercerita, bahwa salah satu perbedaan fisik manusia dan binatang adalah pada moncongnya. Sumber Mashdar Zainal. “Penglihatan” dalam Tanah Cerpen Pilihan 2016, Jakarta, Kompas, 2017 Latar suasana dalam kutipan cerpen tersebut adalah . . . . Teks cerita pendek adalah jenis karya sastra berbentuk prosa yang menceritakan atau menggambarkan suatu kisah yang dialami suatu tokoh secara ringkas yang disertai berbagai konflik dan terdapat penyelesaian masalah yang dihadapinya. Cerpen memiliki unsur intrinsik dan ekstrinsik. Unsur intrinsik adalah unsur yang ada di dalam cerita, sedangkan unsur ekstrinsik adalah adalah unsur yang berada di luar karya sastra, tetapi secara tidak langsung memengaruhi proses pembuatan cerpen. Cerpen memiliki unsur instrinsik sebagai berikut. Tema Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, tema adalah pokok pikiran; dasar cerita yang dipercakapkan, dipakai sebagai dasar mengarang, menggubah sajak, dan sebagainya. Tokoh Tokoh merupakan pelaku dalam sebuah cerita. Penokohan Penokohan adalah cara pengarang menampilkan tokoh dalam sehingga dapat diketahui. Latar Latar atau setting adalah landas tumpu cerita. Latar berkaitan dengan pengertian tempat, hubungan waktu, dan lingkungan sosial terjadinya peristiwa-peristiwa yang diceritakan. Alur Alur atau plot menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah rangkaian peristiwa yang direka dan dijalin dengan saksama dan menggerakkan jalan cerita melalui kerumitan ke arah klimaks dan penyelesaian. Sudut pandang Sudut pandang point of view adalah posisi pengarang dalam membawakan cerita. Amanat Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah gagasan yang mendasari karya sastra; pesan yang ingin disampaikan pengarang kepada pembaca atau pendengar. Gaya bahasa Gaya bahasa atau majas, yaitu bahasa kias yang dipergunakan untuk menciptakan kesan tertentu bagi penyimak atau pembacanya. Salah satu unsur intrinsik tersebut adalah latar, yaitu keterangan mengenai tempat, waktu, dan suasana terjadinya peristiwa-peristiwa dalam cerita pendek. Latar pada cerpen terdiri atas beberapa jenis, beberapa di antaranya adalah latar waktu dan latar tempat. Latar waktu merupakan waktu berlangsungnya suatu peristiwa. Latar waktu terbagi atas dua jenis, yaitu latar eksplisit dan juga latar implisit. Latar tempat adalah lokasi terjadinya peristiwa yang diceritakan dalam cerpen. Latar waktu pada cerpen di atas adalah malam hari dan latar tempat pada cerpen di atas adalah kamar Aisyah. Hal ini dapat dilihat pada kalimat "Malam hari seperti biasanya, gadis yang akrab dipanggil Aisyah ini meletakkan tangannya di depan jendela kamarnya" pada paragraf pertama. Dengan demikian, latar waktu dan tempat masing-masing pada kutipan cerpen di atas adalah malam hari dan kamar Aisyah. Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah pilihan A.

latar suasana yang terdapat pada kutipan cerpen tersebut adalah